Ada Hadiah Untuk Mu…!!

Banyak cara untuk mempererat hubungan, kedekatan dengan sesama ikhwah diantaranya dengan saling memberi hadiah. Pada kesempatan ini insya Allah sambil kita belajar bersama – sama, ana ingin memberikan hadiah kepada tiga orang pertama yang  benar menjawab pertanyaan ana dibawah ini. namun yang perlu diperhatikan sebelum menjawab jangan lupa mencantumkan nama dan alamat lengkap biar mudah hadiahnya untuk dikirim via pos dan no hp (Insya Allah no hp tidak dipublikasikan). Insya Allah hadiahnya kitab berbahasa arab atau buku terjemahan salah satu yang ana sebutkan dibawah ini (Syarah Al-Wajibaat, Atau syarh Al-Arbaiin An-Nawawiyah Syaikh Shalih Al-Fauzan Atau Syarh Syarhus Sunnah Imam Al-Barbahari, Syaikh Ahmad An-Najmi atau yang lainnya, atau buku – buku terjemahan) sesuai keinginan dari ikhwah. Cara menjawabnya bisa langsung  ditulis dikomentar  dan untuk jawaban yang benar tentu tidak langsung diterbitkan sampai dua pekan dari ditebitkan pemberitahuan ini (Kamis dua depan lagi) pertanda bahwa telah selesainya kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari ana.

Pertanyaannya :

1. Jelaskan dan sebutkan perincian hukum tentang menyembelih  untuk selain Allah jika ditinjau dari  tasmiyah (penyebutan nama ketika menyembelih) dan al-qasdu (tujuan ketika menyembelih)…?

2. Sebutkan dua kelompok yang keluar dari pengertian islam “Berserah diri kepada Allah dengan Mentauhidkan-Nya”..?

3. Sebutkan rincian  hukum berdoa kepada selain Allah…?

Afwan dengan tidak mengurangi rasa hormat ana bahwa pertanyaan ini untuk para ikhwah adapun jika ada ustadz maka ana yang lebih pantes untuk belajar kepada mereka.  Jazakumullahu khoir

Menyimpang Tanpa Sadar

Bismillah.
Istiqomah diatas Haq adalah jalan keselamatan,  syaithan tidak akan membiarkan manusia berada diatas kebenaran segala makar dan tipu dayanya dikerahkan dari cara yang kasar hingga yang melenakan hingga tanpa sadar sekian banyak ummat ini telah menyimpang dari jalan kebenaran, yang  halal jadi haram, yang syubhat jadi mashalahat.
Dengan mengharap RidhoNya serta sebagai nasehat untuk Diri dan umat.
Hadirilah  Dauroh Ilmiah
Dengan tema    :  Menyimpang Tanpa Sadar
Pemateri           : Al Ustadz Muhammad ‘Afifuddin As Sidawi
(Pengasuh Ma’had Al Bayyinah Kec.Sidayu Kab.Gresik )
Waktu              : Ahad 26 Februari 2012
                          Mulai pukul 09.00 s/d 12.00 wib
Tempat Masjid : Al-Ithisham Jakarta. Jl. Jenderal Sudirman Jakarta Pusat
Kontak Person
Ridho     081316322048
Doni      081381353819

Hamzah 08567133567
semoga Allah ‘Azza wa Jalla memudahkan rencana acara tersebut dan menjadikannya bermanfaat bagi kaum Muslimin.

Hukum Jimat Dalam Islam

Ditulis oleh :

Bila kita memperhatikan kondisi kaum muslimin yang mereka sholat, bershodaqoh, berpuasa dan bahkan menunaikan ibadah haji, maka seringkali kita dapati di antara mereka mendatangi “Kyai” untuk mendapatkan benda-benda yang dikenal dengan jimat, agar jabatannya langgeng, bisnisnya berhasil, atau tubuhnya tidak mempan bila dikenai benda tajam. Bahkan mayoritas umat ini menganggap bila seorang “Kyai” atau “santri” memiliki “kelebihan” ini maka kedudukan agamanya mulia di sisi mereka. Bagaimana sebenarnya Islam menilai fenomena tersebut? Apakah ia diperbolehkan dalam Islam ?
Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai Nabi dan pembawa agama yang penuh rahmat, sungguh telah menjelaskan tentang hukum jimat, baik dengan ucapan ataupun dengan perbuatan. Dengan ucapan, sebagaimana sabda beliau :

”Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan tiwalah adalah syirik”. (H.R. Abu Dawud dan selainnya. Dishohihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 1632 dan Ash Shohihah no. 331 dan dihasankan oleh Asy Syaikh Muqbil dalam Al Jami’ush Shohih 4/499). Lanjut membaca

HADIRILAH DENGAN MENGHARAP RIDHA ALLAH KAJIAN KITAB SEHARI

Membahas Kitab Al-Qaulul Mufid Fii Adilati At-Tauhid
(Cetakan yang kecil, cetakan kedua)

Penulis:
Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Al-Whushoby
-Hafidzahullah-

Pembicara:
Al-Ustadz Abu Ibrahim ‘Abdullah Al-Jakarty
Hari, tgl, waktu dan tempat :
Sabtu, 18 Rabi’ul Awwal 1433H/11 Januari 2012
Dari Ba’da Shubuh  sd  Jam 17.00 WIB
Di Ma’had Riyadhul Jannah
(Klapa nunggal Bogor)

Susunan Jadwal Kajian Sehari (insya Allah) Lanjut membaca

Untukmu Yang Menganggap Ringan Rekomendasi Ali Syubbana Terhadap Yusuf Qardhaawi

Siapa yang tak kenal dengan Abu Unais Ali Syubbana, mungkin kalimat ini tidak terlalu berlebihan untuk mengungkapkan ketenaran salah satu pengisi rutin radio rodja ini. Walau terhitung pendatang baru di dunia da’i-da’i yang terlibat atau satu link dengan da’i-da’i yang terlibat dengan ihyaut  turats atau yayasan hizbi yang lainnya di Indonesia, Ali Syubbana cukup terkenal bagi orang Jakarta khususnya dan bagi yang lain pada umumnya. Salah satu penuntut ilmu dan da’i senior bagi orang-orang Indonesia yang belajar di Qatar, inilah tentang Ali Syubbana (Abu Unais) secara singkat. Tapi banyak orang yang tidak tahu tentang kesalahan fatal dan kerusakkan manhaj Ali Syubbana yang memuji salah seorang tokoh sesat nomor satu di dunia yaitu DR. Yusuf Qardhaawi. Singkat kisahnya seperti ini, ada seorang ikhwan (Abu Aisyah) yang menceritakan bahwa dirinya dan keluarganya dulu pernah tinggal di Qatar dan dia ikut majelisnya Ali Syubbana di sana. Suatu ketika, Ali Syubbana pernah ditanya tentang  Yusuf Qardhaawi, dengan pertanyaan, “Siapakah Yusuf Qardhaawi?” kata seorang penanya yang ikut di majelisnya di Qatar. Lalu Ali Syubbana menjawab, “Yusuf Qardhaawi termasuk ulama besar pada abad ini, kalau ingin dengar khutbahnya di masjid sana (masjid yang kesehariannya Yusuf Qardhaawi berada di sana -ed). Lalu ikhwan kita ini berkata ketika menceritakannya kepada saya, “Ana (saya) mendengar sendiri dengan telinga ana bahwa Ali Syubbana menjawab seperti itu.”

Atau pertanyaan salah seorang ikhwan dari Jakarta yang baru saja mengenal ta’lim satu sampai dua tahun, yang dia pernah bertanya kepada saya tentang radio rodja, lalu ana jelaskan tentang pemateri di radio rodja sampai tentang Ali Syubbana yang memuji Yusuf Qardhaawi lalu dia pun berkata: “Ia.., ana pernah dengar di radio rodja Ali Syubbana menukilkan perkataan Yusuf Qardhaawi, ana pun kaget, setahu ana Yusuf Qardhaawi itu sesat.”  

Para pembaca budiman, siapa yang tak kenal dengan DR. Yusuf Al Qardhaawi mungkin itu kalimat yang bisa mewakili ketenaran tokoh sesat satu ini yang para ulama, masyaikh dan para da’i ahlus sunnah telah memperingatkan ummat tentang kesesatannya yang sangat fatal baik secara umum maupun secara khusus. Dan di pertemuan singkat ini saya akan sebutkan di antara kesesatan DR. Yusuf Al-Qardhaawi : Lanjut membaca

Universitas Al-Iman Yaman Dalam Sorotan

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah bin Mudakir

Universitas Al-Iman adalah di antara universitas yang tak sedikit menjadi pilihan sebagian orang-orang Indonesia yang ingin belajar agama,  sebagian mereka memang diarahkan oleh ustadz-ustadznya untuk belajar di sana karena mereka tahu universitas  itu bermanhaj Ikhwanul Muslimin dan sebagian lagi karena mereka tidak tahu tentang hal itu. Mereka menganggap universitas tersebut tempat yang baik untuk menuntut ilmu agama. Padahal pada hakekatnya universitas Al-Iman Shan’a Yaman adalah universitas ikhwani yang mengajarkan berbagai penyimpangan dan kesesatan yang Insya Allah pada kesempatan ini kami akan menjelaskan hal itu secara ringkas, semoga menjadi nasehat untuk ummat.

Sekilas Tentang Universitas Al-Iman Yaman

Universitas Al-Iman berdiri sejak tahun 1414 H/1993 M di kota Shan’a Ibukota Yaman, didirikan oleh Abdul Madjid bin Aziz  Az-Zindany. Di umurnya yang relatif masih muda universitas ini mempunyai peran dalam menyebarkan berbagai pemikiran sesat dan menyimpang, mulai dari aqidah Asyaa’irah, manhaj Ikhwanul Muslimin sampai pada penyimpangan dan kesesatan yang lainnya.

  Lanjut membaca