”Syiah Berlumuran Darah”

syiah-belumuran-darahHingga kini, Syiah masih dipahami oleh masyarakat awam sebagai “mazhab kelima” dalam Islam. Artinya, Syiah dianggap sekadar beda fikih dengan keumuman masyarakat muslim lainnya. Apalagi, Syiah acap menampilkan diri sebagai pembela ahlul bait, sebuah wajah yang terlihat “mulia”. Muncullah anggapan bahwa perbedaan Syiah dan Sunni (Ahlus Sunnah) adalah “sekadar” pembela dan bukan pembela Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Baca lebih lanjut

Diantara Kesyirikan-kesyirikan Yang Terjadi di Negeri Ini

syirikSungguh sebuah malapetaka ketika perbuatan dosa dan maksiat tersebar di tengah-tengah masyarakat. Apalagi dosa besar yang paling besar yaitu perbuatan syirik (menyekutukkan Allah). Yang Allah Subhanawata’aala berfirman :

إِنَّ اللهَ لايَغْفِرُ أَنْيُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَادُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (Qs. An-Nisa’ : 48) Baca lebih lanjut

Hanya Kepada Allahlah Kita Beribadah

Beribadah-hanya-kepada-Allah-Tidaklah kita diciptakan kecuali untuk merealisasikan peribadatan hanya kepada Allah Azzawajalla. Begitu juga inti dakwah para Rasul adalah mendakwahkan ummatnya untuk beribadah hanya kepada Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah Subhaanahu wata’aala berfirman :

وَمَاخَلَقْتُالْجِنَّوَالإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

”Dan tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz-Dzariyat : 56) Baca lebih lanjut

Hukum Film Mencela Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Diantara perkara yang sangat berbahaya dan bentuk kekufuran adalah seseorang melakukan istihza’ (bersendau gurau) dan mengolok-ngolok Allah dan Rasul-Nya. Seseorang yang bersendau gurau dan mengolok-ngolok Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya telah melakukan kekufuran walaupun hanya sekedar bercanda apalagi yang melakukannya memang memaksudkan untuk mencela Allah dan Rasul-Nya. Baca lebih lanjut

Perayaan maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Perayaan maulid Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti yang anda ketahui adalah perayaan yang …

1.      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah mengamalkannya, begitu pula Al-Khulafa’ Ar-Rasiydun, para shahabat secara keseluruhan, tidak pula  para tabi’in sepeninggal mereka. Sedangkan mereka adalah orang yang paling mengerti dengan sunnah nabi-Nya, paling cinta kepada beliau, paling tunduk dan patuh terhadap syari’at yang dibawanya, dibandingkan generasi setelahnya. Kalau seandainya perayaan maulid termasuk dari kebaikan tentunya mereka akan mendahului kita dalam amalan ini.

2. Seperti yang telah anda ketahui bahwa yang memulai perayaan ini adalah Pemerintah daulah Al-Fathimiyyah Al-’Ubaidiyyah dari kalangan zindiq pada abad ke-empat hijriyah (memerintah tahun 357-567 H). Baca lebih lanjut

Ternyata Dia Seorang Pendeta

Tak seperti biasanya, pada malam hari itu aku naik kendaraan umum untuk pulang ke rumah, sekitar jam sembilan malam. Aku menunggu di pinggir jalan daerah Jakarta Utara. Ternyata tak berlangsung lama tiba-tiba terlihat dari kejauhan ada angkutan umum yang datang, aku pun naik ke mobil tersebut dan memilih duduk di samping pak supir. Tiba-tiba pak supir bertanya kepadaku, “Mau ke masjid Al Fudhala..?” Jawabku ringan, “Tidak pak.” Pak supir pun kembali bertanya, “Mau ke maqam mbah priuk..?” Jawabku, “Tidak pak.” Terbesit di hati ini wajar kalau dia bertanya seperti itu dengan penampilanku memakai busana muslim dan memang jalur angkutan yang aku naiki melewati maqam mbah priuk. Mobil pun terus melaju hingga sampai di RSUD Koja yang tepat bersebrangan dengan jalan arah masuk ke maqam mbah priuk, pak supir itu tiba-tiba kembali bertanya, Baca lebih lanjut