Bualan Film Kiamat 2012

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al Jakarty

Sebagai seorang muslim tentulah kita berusaha untuk selalu menjaga keimanan kita, apalagi dizaman sekarang ini banyaknya kesesatan, kemaksiatan dan sedikitnya orang-orang yang menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar. Diantara kesesatan yang lagi heboh-hebohnya adalah pengakuan akan terjadinya kiamat tahun 2012 hal ini diperparah dengan dibuat filmnya. Sebuah kesesatan yang mengacam aqidah ummat, sebuah perkara yang paling berharga bagi seorang muslim. Dalam rangka ta’awun (saling membantu) dalam menjelaskan kesesatan kepada ummat, kami berusaha menjelaskan kesesatan  pengakuan kiamat akan terjadi pada tahun 2012 dengan harapan sedikit banyak semoga menjadi penjelasan bagi ummat. Lanjut membaca

Fatwa Syaikh Ali tentang Ponari ( Ponari antara Karomah, Mu’jizat dan Tipu daya Syaithan )

Tidak lama setelah saya mengetahui berita tentang Ponari, kemudian saya mengajukan sebuah pertanyaan tentang Ponari yang telah ditulis oleh sahabat saya, kemudian saya ajukan kepada Syaikh Ali Ar Rajihi Hafidzahullah, ditengah – tengah keletihan yang terlihat dari wajah beliau dikarenakan sehabis safar  ( dakwah keluar ) dan ditengah kesibukkannya, beliaupun menyanggupi jawaban pertayaan tentang Ponari secara tertulis. Pertanyaan tersebut baru beliau kasihkan kepada saya setelah lebih dari satu bulan. Setelah itupun lama tidak langsung diterjemahkan karena sesuatu hal, akhirnya baru bisa diterjemahkan oleh beberapa sahabat saya tiga pekan yang lalu. Semoga Allah membalas kebaikkan Syaikh Ali Ar – Rajihi dan teman-teman. Semoga fatwa Syaikh Ali Ar Rajihi ini menambah jelas tentang hakekat kejadian yang terjadi pada Ponari dan pengobatannya.

Berikut pertanyaan dan Jawabannya

Pertanyaan :

Pertanyaan yang sangat penting, yang kami berharap Syaikh menjawabnya – semoga Allah senantiasa menjaganya –

Telah terjadi dinegeri kami (Indonesia), bahwa seorang anak kecil yang bernama Ponari pada suatu hari bermain diluar rumahnya, pada saat turun hujan yang sangat lebat dengan disertai petir, tiba-tiba jatuh disisinya sebuah batu yang bercahaya yang diambil olehnya dan dibawa kerumahnya.

Kemudian setelah kejadian tersebut menjadilah anak tersebut seorang yang dapat mengobati berbagai macam penyakit dengan cara sebagai berikut : mencelupkan batu tersebut disebuah tempat yang berisi air kemudian diberikan kepada orang yang sakit dan diminumnya kemudian sembuh dengan idzin Allah.

Tersebarlah berita anak kecil tersebut yang umurnya baru 10 tahun, maka manusia berbondong-bondong berdatangan kepada anak itu dengan tujuan berobat, hingga mencapai 10 ribu pasien pada tiap bulannya.

Berkata sebagian manusia : bahwasannya kejadian tersebut adalah mu’jizat, dan berkata sebagian lainnya ini adalah karomah dan berkata sebagian lainnya ini adalah perdukunan dan tipu daya syaithan.

Pertanyaanya : kami berharap jawaban dari syaikh – semoga Allah membalas kebaikkan syaikh – yang sudi meluangkan waktunya untuk menjelaskan permasalahan ini dan menjelaskan hukumnya bersama dalil-dalilnya. Lanjut membaca

Sebuah catatan atas perkataan ngawur dari Hasyim Muzadi dan Gus Sholah tentang Fenomena Ponari

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al Jakarty

Fenomena Ponari benar-benar membuat gempar bangsa ini, tak pelak semua elemenpun memperlihatkan reaksinya, orang yang tidak perduli atau melalaikan agamanya orang yang paling pertama terseret ke kelamnya kesyirikan di fenomena Ponari, sebagian para  pebisnis dan ahli dunia orang yang terdepan meraup keuntungan di fenomena Ponari walaupun aqidah ummat menjadi taruhan dan elemen yang lainya dari bangsa inipun berkomentar sesuai dengan latar belakang kehidupan dan pendidikan masing-masing tak ketinggalan seorang yang ditokohkan Hasyim Muzadi dan Gus Sholeh pun berkomentar dengan komentar ngawur tentang fenomena Ponari, tulisan sederhana ini sebuah nasehat dan upaya membendung dampak dari perkataan mereka berdua dan perkataan yang semisal mereka, karena tidak menutup kemungkinan ada yang mengambil perkataan mereka berdua atau yang semisal dengan perkataan mereka,  dan menyakini sebagai kebenaran dan mengamalkannya. Lanjut membaca

Menyapa Fenomena Ponari dan yang semisalnya ( Menyingkap di balik keajaiban Ponari dan sebuah nasehat untuk kaum muslimin )

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al – Jakarty

Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa ikhwan (teman) terlibat pembicaraan. Sampai pada sebuah informasi tentang Ponari yang terlontar dari salah satu ikhwan,  setelah beberapa hari dari pembicaraan tersebut saya baru mempunyai kesempatan untuk mencari tahu lebih dalam informasi tentang Ponari, ternyata kenyataan fenomena Ponari ini membuat saya kaget sekaligus menyapa keimanan didalam hati, sayapun yakin seperti itu juga ikhwan – ikhwan yang lain, keimanan siapa yang tidak  tersentuh perbuatan syirik dilakukan didepan mata, keimanan siapa yang tidak tersentuh kesesatan dikampanyekan dihadapan kita, keimanan siapa yang tidak tersentuh melihat kaum muslimin tersesat dikelamnya kebodohan, keimanan siapa tidak tersentuh ditengah keterprosokkan kaum muslimin kepada kesyirikan ada pihak yang malah mencari keuntungan. Lahaula wala Quwata illa Billah, kemudian terbetiklah untuk menulis tulisan sederhana ini dengan harapan semoga bermanfaat. Lanjut membaca

Di mulai dari yang terpenting Sebuah Pembahasan Tentang Makna Laa Ilaha Illallah dan Konsekuesinya

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al – Jakarty

Wajib bagi setiap muslim untuk mempelajari ilmu agama ini, terutama hal – hal yang dengan ilmu tersebut seseorang bisa menegakkan agamanya,  Imam Ahmad pernah ditanya tentang apa yang diwajibkan atas seorang hamba untuk mempelajarinya, berkata Imam Ahmad Rahimahullah : ” Ilmu yang dengan nya seseorang bisa menegakkan agamanya, ditanyakan kepada beliau seperti apa,? beliau menjawab ilmu  yang seseorang tidak boleh  bodoh darinya, seperti sholat, zakat, dan shoum (puasa) dan yang semisalnya.” ( Silahkan lihat Kitab Al-Furuq, Ibnu Muflih 1/525, Hasiyah Al – Ushulus Tsalasah Ibnul Qasim )

Sebelum itu ada kewajiban yang paling agung yang kita harus memahami dan mempelajarinya yaitu tauhid, kewajiban yang terpenting dari yang terpenting lainnya, berkata Syaikh Sholeh Al-Fauzan Hafidzahullah : ” Dan (mempelajari tauhid) perkara yang sangat penting, mempelajari atau memahami tauhid lebih ditekankan atas kamu dari mengetahui hukum sholat, zakat, ibadah-ibadah dan seluruh perkara agama lainnya. Dikarenakan mempelajari perkara ini adalah yang pertama dan pondasi, dikarenakan sholat, zakat,  haji, dan selainnya dari ibadah-ibadah tidaklah sah apabila tidak dibangun atas dasar aqidah yang benar dan itulah tauhid yang murni untuk Allah Azza wajalla “ ( Syarh Qawaidul ‘Arba : 6 ) Lanjut membaca

Perkataan ” Dewi Fortuna Tidak Bersama Kita”

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al – Jakarty

Mungkin diantara  kita pernah mendengar atau sering mendengar salah seorang  berkata ” dewi fortuna tidak bersama kita ” perkataan yang singkat tapi tidak sesingkat hukum dan konsekuensinya. Insya Allah pada tulisan sederhana ini kami ingin menjelaskan tentang sangat berbahayanya perkataan ini bagi aqidah seseorang. Kami awali tulisan ini dengan menghadirkan sebuah hadist yang semoga menjadi renungan kita bersama, dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Abu Hurairoh, Abu Hurairoh Radiyallahu ‘Anhu berkata : ” Saya mendengar Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : ” Seorang hamba berbicara dengan sesuatu kalimat yang  tidak ada kejelasan di dalamnya yang membuat nya  terprosok masuk kedalam neraka yang jaraknya antara timur dan barat( HR. Bukhari dan Muslim ) diantara bentuk perkataan yang sangat berbahaya adalah perkataan ” dewi fortuna tidak bersama kita “, perkataan ini sangatlah berbahaya karena perkataan kesyirikan dengan syirik yang besar yang mengeluarkan pelakunya dari islam, Naudzubillah…!!! Lanjut membaca

Kesesatan Slogan ” Cinta Ditolak Dukun Bertindak “

Oleh : Abu Ibrohim Abdullah Bin Mudakir Al – Jakarty

Cinta ditolak dukun bertindak, ternyata bukanlah sekedar slogan apalagi sekedar asbun asal bunyi, ternyata emang ada kenyataannya, walaupun terkadang hanya bahan lelucon dan asbun dari celotehan anak muda. Tapi emang ada kenyataannya … kok..!! mau tahu  ?!

Bermula bertemunya dua insan jahat, satu seorang pemuda yang merasa sakit hati karena cintanya ditolak dengan kejahatan jiwanya ingin menyakiti cewek  yang menolaknya, satu si pemuja dan penyembah syaithan karena fulus dan tujuan atau keuntungan lainnya  ngga segan untuk mendzolimi orang lain, akhirnya terjadilah apa yang terjadi dengan izin Allah, korban penyantetan dan pemeletan pun bertambah.

Slogan “cinta ditolak dukun bertindak” bukan sekedar slogan tapi slogan yang berbahaya, terbukti ada yang menjadikannya prinsip hidup …… naudzubilah.. kenyataannya berapa banyak orang jadi korban penyantetan dan pemeletan karena cinta ditolak, saya pun mengetahui dan melihat kisah nyatanya. Maka dari itu perlu dijelaskan kesesatannya supaya hati yang mengingatnya tidak tergelitik oleh syaitan untuk melakukannya… naudzubillah… ada beberapa sisi kesesatan slogan ini diantarannya: Lanjut membaca

Ketika Ilmu Tauhid dan Aqidah Diabaikan

Prihatin, inilah yang pertama kali ana ingin tulis dalam artikel ini, berapa banyak orang yang bangga ketika dirinya telah berhasil menyelesaikan  studi dalam disiplin ilmu dunia tertentu atau banyak orang tua telah bangga dan merasa telah berhasil mendidik anak  ketika anaknya meraih gelar dalam disiplin ilmu dunia tertentu. tapi sangat memprihatinkan sekolah tinggi-tinggi menempuh waktu  yang tidak sedikit, ditanya tentang permasalahan agama yang paling pokok tidak tahu, ditanya tentang permasalah aqidah yang paling sederhana tidak tahu, ditanya masalah tauhid tidak tahu …!! Bagaimana dia tidak tahu perkara yang menjadi sebab dia diciptakan.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya :  ” Dan tidaklah aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku” (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Berkata Ibnu Abbas Radhiyallohu ‘anhu : “Setiap apa yang terdapat di Al -Qur’an dari perintah ibadah, bermakna tauhid “ ( Silahkan lihat Tafsir Al Baghowi ) Lanjut membaca

Surat Pernyataan “Perang”

Surat Pernyataan “Perang”

dari Seorang Santri

kepada para Dukun dan Tukang Sihir

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ

“Hai Nabi  berjihadlah (melawan) orang-orang Kafir dan orang-orang Munafiq dan bersikap keraslah terhadap mereka” (QS. At-Taubah : 73 )

فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

” Maka perangilah wali – wali syaithan itu, (karena) sesunggunya tipu daya syaithan itu lemah( Qs. An-Nisa’ : 76 )

Kejahatan dan kekejian para dukun dan tukang sihir luar biasa jahat, sadis dan kejinya. Terlalu banyak sudah korban kejahatan dan kekejian mereka, keberadaan mereka sangatlah membahayakan kaum muslimin. Baik buat kehidupan dunia mereka terlebih-lebih akhirat mereka.berkata Syaikh Sholeh Faudzan: “Karena keberadaan dukun sangat berbahaya bagi masyarakat yang berimbas kepada aqidah dan tauhid” (Iaanatul mustafid, Syaikh Sholeh Al Faudzan, jilid 1 hal 370) Diantara bentuk kejahatan mereka adalah : Lanjut membaca

Tentang Kami

بسم الله الرحمن الرحيم

766Alhamdulillah, kami adalah seorang santri yang belajar di sebuah Ma’had nan jauh disana yang berusaha untuk mengamalkan ilmunya dan mendakwahkan apa yang telah diilmui dengan membuat Blog ini, Tentu sesuai dengan kesederhanaan ilmu yang ada pada kami. Sebagai bentuk syukur kepada-Nya. Berkata Asy Syaikh Shalih Al-Faudzan : Tidak cukup seseorang hanya belajar dan beramal untuk dirinya sendiri,tidak berdakwah kepada Alloh ‘Azza wajala. Bahkan harus berdakwah (menyampaikan) kepada Yang lain maka dengan itu bermanfaat buat dirinya dan yang lain (Syarh Al-Ushulus Tsalasah : 206)

Catatan :

Afwan bukan karena mengurangi rasa hormat kami atas pengunjung blog ini Kalau ada komentar yang masuk maka kami berhak  untuk menerima atau tidaknya, begitu juga kami berhak mengeditnya insya Allah  karena pertimbangan syar’i, disamping itu kami mohon maaf tidak bisa menampilkan komentar  yang pada back groundnya ada gambar makhluk hidupnya karena gambar makhluk hidup diantara perkara yang dilarang agama  ini semoga bisa dipahami. Jazakallahu khoir

Abu Ibrohim Abdullah bin Mudakir Al-Jakarty