Oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir
Berawal ketika aku membeli sesuatu diwarung dekat rumah, tiba-tiba aku mendengar percakapan antara dua orang yang salah satu diantara mereka mengatakan Mama Lauren mati tadi malam karena sakit spontanitas aku mengucapkan Al Hamdulillah ketika mendengar berita itu, bagaimana aku tidak bergembira seorang dukun yang telah banyak menyesatkan manusia menuju kekafiran akhirnya mati, selain itu sebagai bentuk konsekuensi keimanan seseorang adalah membeci orang kafir, musyrik, munafik dan musuh-musuh Allah, diantara orang kafir, musyrik, munafik dan musuh-musuh Allah adalah para dukun dan diantara yang berprofesi sebagai dukun adalah Mama Lauren. Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman
لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ
“ Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang – orang yang menentang Allah dan Rasul Nya, sekalipun orang – orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya “ (Qs. Al Mujadilah : 22)
Berkata Asy Syaikh As Sa’di Rahimahullah : “ Yaitu tidak akan berkumpul ini dan ini, dan tidak akan ada seorang hamba yang beriman kepada Allah dan hari akhir dengan sebenarnya kecuali dia mengamalkan konsekuensi dari keimanannya dan berpegang teguh diatasnya, dengan mencintai orang –orang yang beriman dan berwala’ (loyalitas) kepada nya dan membenci orang-orang yang tidak beriman dan memusuhinya, walaupun dia orang yang paling dekat dengannya” (Taisiirul Kariimur Rahman pada ayat ini)
Berkata Asy Syaikh Al Allamah Shalih Al Fauzan Hafidzahullah : “ Ayat ini menunjukkan juga bahwasannya mencintai orang kafir dapat menghilangkan iman kepada Allah dan hari akhir, baik itu menghilangkan dari dasarnya atau kesempurnaannya, apabila kecintaan mereka kepada orang-orang kafir disertai menolong jalannya mereka dan kekafiran mereka maka yang seperti ini merupakan perbuatan yang mengeluarkan pelakunya dari agama islam, adapun jika hanya mencintai mereka tanpa disertai dengan menolong mereka maka yang seperti ini mengurangi keimanan dan sebuah kefasikan dan melemahkan iman “ (Syarh Al Ushulut Tsalasah : 48). Lanjut membaca