Aku dan Senam Lantai

aku-dan- senam-lantai-jpgTersenyumku ketika menulis judul ini, apakah aku harus menulis dengan judul dan tema ini betik dihati ragu, ku bulatkan tekad tuk menulis dengan tema ini dengan harapan semoga bermanfaat.

Aku dan senam lantai

Dimasa kecil ku, ketika aku kelas 3 atau 4 SD aku mengikuti olah raga senam lantai yang ada disekolah ku, sampai suatu saat tak tahu kenapa aku dan beberapa teman yang dipilih untuk ikut lomba senam lantai se Jakarta Utara tingkat Sekolah Dasar, ternyata dari hasil pertandingan tersebut aku yang menjadi juara satu, setelah itupun kami menjadi atlet Jakarta Utara dan mendapat uang jajan tiap bulan. Setelah menjadi atlet Jakarta utara dan menempuh latihan sekitar setahun, kami pun di pertandingkan di tingkat DKI Jakarta yang ketika itu di selenggarakan di Sabang Jakarta Pusat,  berkumpulah para atlet dari penjuru Jakarta tingkat sekolah dasar, yang masing – masing memperlihatkan keahliannya dalam olah raga ini …!!!, akupun yang termasuk didalamnya, ada yang mendapat nilai 07.20, ada juga yang mendapat nilai 06.50 dan para juri memberikan nilai  yang bermacam – macam sesuai dengan keindahan para pesenam yang meragakan gerakan senam lantainya. Tak lama setelah selesai pertandingan tibalah saat di umumkan siapa pemenangnya……ternyata disebutlah namaku sebagai juara satu perorangan ketika itu, begitu juga disebut kelompokku menjadi juara satu beregu…. Aku pun resmi menjadi atlet Jakarta setelah pertandingan itu, akhirnya kami mempunyai jadwal latihan di Sabang Jakarta satu tempat dengan para atlet Nasional dan Asean….. dengan latihan yang lebih berat dan honor 3 kali lipat lebih banyak, latihan dari latihan ku lalui, salto dari salto ku lakukan, sit-up dan back – up makananku sehari – hari sampai sekitar 2 atau 3 tahu ku latihan… akhirnya aku keluar dari olah raga tersebut, tepatnya saat aku kelas 6 SD. Al-Hamdulillah ku telah meninggalkan dunia senam lantai sekitar 13 tahun sampai saat ini, sekarang aku adalah seorang santri… sebuah kenikmatan yang harus disyukuri.

Senam Lantai dan menyia-nyiakan waktu

Senam lantai adalah termasuk olah raga yang para atletnya dilatih sejak kecil, kalau para atlet senam lantai membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun saja untuk sampai ketingkat nasional, yang dalam sepekan tiga kali latihan (3 hari), dengan sekali latihan membutuhkan waktu dua jam berapa banyak waktu terbuang untuk olah raga ini, lalu berapa yang tersisa dari waktu dan umur kehidupan kita didunia ini, bukankah kita akan mengakhiri kehidupan dunia ini, Allah Ta’ala berfirman :

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ المَوْتِ

” Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian “ ( Qs. Ali Imran : 185 ) lalu apa bekal kita untuk kehidupan akhirat, bukankah waktu modal kita dikehidupan dunia ini, bukankah waktu nafas yang tidak akan kembali, bukankah waktu sesuatu yang sangat berharga, bukankah waktu atau umur sesuatu yang akan ditanya diakhirat kelak untuk apa kita habiskan….??!!

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam Bersabda : ” Tidaklah bergerak kaki seorang hamba pada hari kiamat, sampai di tanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya apa yang diamalkan dengannya, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan kemana ia keluarkan, dan tentang jasadnya (tenaganya) untuk apa ia habiskan”. ( HR. Tirmidzi dishahihkan oleh Syaikh Al – Bani dishahih Tirmidzi, dari sahabat Abu Barzah As – Salamy )

Belum lagi waktu istirahat para atlet, ditambah lagi waktu pertandingan, waktu main – main tak ketinggalan, lalu dimana waktu ibadah, lalu kapan nuntut ilmu agama, apakah kita sudah tahu perkara tauhid… !!! apakah kita sudah mempelajari tata cara  sholat yang benar…!!! apakah kita tidak merasa rugi menyia – yiakan waktu luang dan masa muda kita. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam Bersabda : ” Dua kenikmatan yang keduanya banyak dilalaikan oleh manusia, nikmat sehat dan waktu luang” ( HR. Bukhari dari Ibnu Abbas ) bukankah kita semua butuh bekal dikehidupan akherat kelak…!!! apa yang telah kita persiapkan…??!!

Senam Lantai dan potensi menyia-nyiakan sholat

Suatu hal yang membuat tangan ini mengelus dada, ketika sebuah kewajiban yang menjadi pembeda antara orang muslim dan kafir di sia – siakan, tak tahu apakah karena aktivitas senam lantai atau olah raga lain mereka menyia-nyiakan sholat atau ada dan tidak adanya aktivitas senam lantai merekapun menyia-nyiakan sholat. Sebagaimana umumnya keadaan masyarakat kita. Nadzubillah. Akan tetapi aktivitas seorang atlet senam lantai sangatlah berpontensi untuk menyia-nyiakan sholat bahkan meninggalkannya…!!! Apa yach kiranya yang mereka lakukan jika jadwal latihan mereka bentrok dengan jadwal sholat, apa ada diantara mereka yang turun dari gelayutan di palang sejajar atau berhenti muter – muter dari kuda – kuda pelana untuk melaksanakan sholat…..?! atau melaksanakan dengan berjamaah di masjid bagi laki – laki ….??!! … atau ??!!, lalu adakah yang lebih berani bersikap dengan meninggalkan pertandingan walaupun sesaat untuk melaksanakan sholat….??!! Atau menghadiri jama’ah di masjid …??!! diantara para atlet ada yang mengakhirkan waktu sholat dan meninggalkan jama’ah. Bukankah mengakhirkan waktu sholat dan meninggalkan jama’ah tanpa udzur syar’i merupakan kemaksiatan. karena meniggalkan sebuah kewajiban.

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah sholat , tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’ (QS. Al –Baqarah : 43)

Berkata Syaikh Ibnu Baaz Rahimahullah : ” Ayat yang mulia ini merupakan nash (dalil) wajibnya sholat berjama’ah dan kebersamaan orang-orang yang sholat dalam sholat mereka.” (Wujub Adaais sholat fil jama’ah, Syaikh Ibnu Baaz)

Bagaimana jika diantara mereka ada yang meninggalkan sholat. Naudzubillah. Bukankah Allah Ta’ala berfirman

وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَلا تَكُونُوا مِنَ المُشْرِكِينَ

“Serta dirikanlah sholat dan janganlah kamu termasuk orang_orang yang mempersekutukan Alloh ” ( QS. Ar-Rum : 31 )

Berkata Al-Mawarzi rahimahulloh : ” Maka jelaslah bahwa alamat dari orang musyrik adalah meninggalkan sholat “ (Ta’dziimul Qadri as – Sholat, al Mawarzi, jilid 2 hal : 1005-1006)

Dan bukankah Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda ” Sesungguhnya antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat” ( HR. Muslim dari Jabir bin Abdulloh Radhiyallahu ‘anhu )

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah: ” Kami mendapati didalam Al-kitab dan As-Sunnah keduanya menunjukkan atas kafirnya orang yang meninggalkam sholat” (Hukmu Tarkis Sholat , Syaikh Ibnu Utsaimin : 6 ) Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua. Amin kalau seandainnya hal ini tidak terjadi pada kalian tapi dikhwatirkan suatu saat akan terjadi.

Senam lantai dan membuka aurat

Haaaa….. kutarik nafas dalam – dalam atas keprihatinanku terhadap kondisi mereka, tak tahu apa yang harus ku ketik disini, ku coba keluarkan apa yang ada dibenakku. Wahai muslimah kenapa kau buka auratmu, apakah karena tuntutan aktivitas senam lantaimu kau korbankan agamamu, apakah kerena kau seorang atlet renang kau hilangkan rasa malu mu, apakah karena atlet voli kau tidak perduli orang melihat aurat mu, apakah karena dunia kau tak perduli dengan busana yang menghiasi aktivitas tennis lantaimu. Laahaula wala quwata illa billah. Wahai para atlet…., wahai muslimah akan ku hadirkan sebuah hadist yang ku hadiahkan untukmu semoga menjadi renungan kita bersama. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : ” Dua golongan dari penduduk neraka yang sebelumnya aku belum pernah melihatnya, lelaki yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang di gunakan untuk mencambuk manusia ( menzdolimi orang dan dalam rangka permusuhan ). Dan wanita yang berpakaian tapi telanjang, memakai wik dan yang melenggak lenggokkan kalau berjalan”. ( HR. Muslim dari Abu Hurairoh )

Berkata salah seorang ulama saudi, Syaikh Ibnu Ustaimin Rahimahullah : ” Nasehat saya kepada para wanita yang mengenakan pakaian rok pendek sampai kelutut atau diatas lutut supaya mereka bertaqwa kepada Allah dalam diri – diri mereka dan perkumpulan – perkumpulan mereka “ ( Majmuatu As’ilati Tuhimul Usrotil Muslimat : 25 )

Senam Lantai dan rasa malu

Ku teringat sebuah hadist yang membuatku berfikir arti dari sebuah rasa malu, bukankah rasa malu mencegah seseorang untuk melakukan hal – hal yang memalukan, bukankah rasa malu mencegah seseorang untuk berbuat maksiat…. Dalam sebuah hadist yang di riwayatkan dari Imran Bin Husain Radiyalahu ‘Anhu Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalm bersabda : ” Rasa malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan “ ( HR. Bukhari ). Kenapa yach…. rasa malu tidak mencegah sebagian orang memakai pakaian ala kadarnya …. ??!!!  apalagi dilihat banyak orang…??!! Atau rasa malu itu telah tiada….. semoga Allah memberikan rasa malu kepada kita semua yang dengan rasa malu tersebut menjadi sebab kita menjahui kemaksiatan.

Senam Lantai dan Ikhtilat ( bercampur baur antara laki – laki dan perempuan )

Musibah ikhtilat menyebar keseluruh lini kehidupan di masyarakat kita, termasuk di tempat latihan senam lantai. Dengan keadaan ikhtilat ditambah kemaksiatan buka aurat tak pelak hampir tidak bisa selamat dari memandang apa yang diharamkan oleh Allah, padahal Allah Ta’ala berfirman

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (30) وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

” Dan katakanlah kepada laki – laki beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh Allah mengetahui apa yang mereka perbuat. ” ” Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah menampakkan perhiasannya ( auratnya ) kecuali yang ( biasa ) terlihat” ( Qs. An Nur : 30- 31 ).

Berkata Syaikh Ibnu Baaz. Rahimahullah : ” Diharamkan bagi seorang wanita membuka wajahnya kepada selain mahramnya ( yang tidak boleh dinikahi ), bahkan wajib baginya untuk menutupnya, sebagimana di haramkan berduaan dengan mereka atau ikhtilat ( bercampur baur antara laki dan perempuan  “ ( Hirasatul Hijaab Syaikh Ibnu Baaz : 41 )

Senam lantai dan safar (berpergian jauh) atlet wanita tanpa mahram (yang tidak boleh dinikahi )

Terpikir dibenakku kemana yach perginya para atlet wanita itu ketika pon diselenggarakan…??!! Bukankah disana ada atlet senam lantai dari palembang, atau atlet basket dari Bandung, bukankah para atlet wanita ada yang pergi dari Jogja, atau para atlet bulu tangkis ada yang mewakili daerah Surabaya…. Kalau bukan pergi ke Glora Bungkarno, Jakarta betikku dihati, lalu sama siapa yach para atlet itu pergi, mungkin sama bapaknya, atau …. diantar kakak laki-lakinya,….. atau…. jangan – jangan hanya pergi sama teamnya, atau diantar pelatih setianya….!! Kalau begitu kondisinya penting bagi ku untuk membawakan sebuah hadist semoga menjadi pengingat untuk mereka. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam Bersabda : ” Tidak boleh seorang wanita safar (diucapkan 3 kali) kecuali bersama mahram”( HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar  Radiyallahu ‘Anhu ). Ku jadi teringat sebuah pertanyaan yang mampir kemeja Syaikh Yahya ketika pelajaran dimulai,  ” Ya Syaikh apa hukumnya seorang wanita pergi haji tanpa mahram” syaikh menjawab : hajinya sah akan tetapi dia berdosa”. ( dinukil secara makna ). Terbetik dihati kalau dalam rangka menunaikan kewajiban haji saja seseorang wanita pergi tanpa mahram berdosa lalu bagaimana yach seorang wanita yang pergi tanpa mahram hanya untuk bertanding …??!!

Senam Lantai dan berpergian kenegeri kafir

Diantara atlet senam lantai dan atlet lainnya ada yang sampai ketingkat asean, atau bahkan ketingkat dunia. Bagaimana yach kalau ada pertandingan yang diadakan di Thailand atau Pilipina atau dinegara kafir lainnya. Bukankah mayoritas para atlet itu seorang muslim sedangkan pergi kenegeri kafir sangatlah membahayakan bagi agamanya. Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin Hafidzahullah : Safar (berpegian) kenegeri kafir tidaklah boleh kecuali memenuhi tiga syarat ini :

Syarat yang pertama : Mempunyai ilmu agama yang dengannya dapat menolak syubhat ( kerancuan atau pemikiran yang bertentangan dengan agama islam yang ada dinegeri kafir )

Syarat kedua : Mempunyai agama ( keimanan) yang dengannya menjadi sebab menahan dia dari syahwatnya ( perbuatan keharaman, seperti zina dll )

Syarat ketiga : Ada kebutuhan dengan berpergiannya kenegeri kafir tersebut. ( kebutuhan syar’i )

Maka jika tidak terpenuhi syarat ini, dia tidak boleh safar kenegeri kafir karena didalam perginya kenegeri kafir terdapat fitnah atau dikhwatirkan terkena fitnah dan didalamnya terdapat pembuangan harta, dikarenakan seseorang mengeluarkan uang yang banyak dalam perjalanannya kenegeri kafir “. ( Silahkan lihat Syarh Al Utshulus Tsalasah Ibnu Utsaimin )

Senam lantai dan tulisan ini

Wahai para atlet ku tulis tulisan sederhana ini adalah sebuah nasehat dari saudara mu seagama, saudara mu semuslim, saudaramu yang pernah menjadi seorang atlet, oleh karena itu renungkalah wahai saudaraku, yakinlah Allah akan mengganti yang lebih baik jika engkau meninggalkan sesuatu karena Nya. Semoga nasehat ini bermanfaat untuk kita semua.

13 comments on “Aku dan Senam Lantai

  1. barumbuntandirerung mengatakan:

    Assalamualaikum. Bro ente brenti “JATUH PUNGGUNG” murni karena krena prtimbangn syar’i, krena gagal blajar roll depan atau karena Handstand nggk prnah lurus?? Aku sndri knal Islam malah saat jadi atlit senam 13 tahun lalu dan sempat Blajar sholat diatas tumpukan matras. Patrick.

    • abdullah1982 mengatakan:

      Wa’alikum Sallam
      Ana berhenti dari senam lantai ketika itu masih kecil, umur ana 12 tahun berhenti begitu saja (bukan karena kecelakaan) mas…., maaf mas kalau mas atlet senam lantai saya ngga yakin mas lebih jago dari saya. Maaf sama sekali saya tidak membanggakan saya pernah jadi atlet senam lantai. Naudzubillah. ini yang pertama
      Yang kedua : kalau kita mau jujur dan berfikir secara jujur Isnya Allah berat untuk menulis komentar seperti komentar mas pada tulisan saya ini, sama2 kita ketahui kemaksiatan apa saja yang terjadi di aktivitas atlet senam lantai. buka aurat, memandang apa yang diharamkan oleh Allah, ikhtilat… dll. kenalnya mas tentang islam tidak bisa dijadikan alasan untuk kemaksiatan yang terjadi di aktivitas atlet senam lantai,… dimana dengan ribuan orang yang terjatuh kepada kemaksiatan memandang aurat, dimana dengan ratusan atlet yang terjatuh kepada kemasiatan buka aurat, dimana dengan atlet yang meninggalkan sholat akibat bentrok dengan jadwal bertanding atau ketika pergi kenegeri kafir. dan kemaksiatan lainnya akibat aktivitas atlet senam lantai.
      Ketiga: kenalnya mas tentang islam ketika mas jadi atlet senam, maka saya katakan : Maaf mas, islam yang seperti apa mas…. komentar seperti ini kah yang mas anggap bahwa mas kenal islam, apakah islam mengajarkan buka aurat, dimana kecemburuan mas terhadap agama ini, dengan melihat para muslimah “ditelanjangi” dengan nama aktivitas atlet senam lantai… jawab mas…!!! bagaimana kalau yang satu tempat latihan di senam lantai itu ibu atau kakak atau adik perempuan mas dengan pakaian telanjang ala senam lantai, bukan para wanita itu adik atau kakak orang lain….!!! dimana keingian baik mas terhadap para wanita itu, Bukankah seorang muslim menginginkan kebaikan kepada saudaranya… Semoga Allah memberi hidayah kepada saya dan mas dan kita semua kepada apa-apa yang Allah ridhoi. Amin

  2. hamzah mengatakan:

    Masya Allah…
    semoga Allah mengistiqamahkan antum tadz.

  3. joe mengatakan:

    Kok, sy melihat anda terlalu negative dlm menilai kegiatan, kalo ukurannya anda tdk bisa membagi waktu dg sholat, bukan trus aktivitasnya yg disalahkan. Yg seharusnya dibenahi atauran / tempat berlatih dsb. Kenapa anda tdk membuka sanggar senam lantai khusus wanita atau khusus pria yg tdk bercampur. Toh gak jadi atlit juga tdk apa2, tp utk jadi sehat harus. Sy hanya memberikan persfektif lain dalam menilai Islam

    • abdullah1982 mengatakan:

      Maaf mas, coba mas baca dan pahami baik2, saya tidak mengatakan kita tidak boleh berolah raga!!!, sangat banyak sekali dalil2 didalam islam dianjurkan untuk kita menjaga kesehatan, begitu juga dalil2 yang memeperingatkan kita dari hal2 yang dapat memudharatkan kesehatan kita, atau islam menjelaskan dan memperingatkan umatnya dari perbuatan yang berbahaya bagi kesehatan kita. kalau untuk bikin sanggar senam lantai khusus wanita tidak..!!, tapi menyediakan tempat untuk berolah raga yang sesuai dengan fitrah wanita dan terjaga mungkin bisa diakomodasi. jazakallahu khoir
      Sehat…. Na’am
      Olahraga yang tidak meyelisihi syar’i dan sesuai dengan fitrah wanita atau TIDAK membahayakannya dalam rangka menjaga kesehatan….. na’am
      OLAH RAGA YUKKKKK

  4. Abu Abdillah AsSundawy mengatakan:

    Afwan Ustadz Madah2an Allah Istiqomahkan kita di jalanNya.itulah ustadz orang yang kenal islam hanya sebatas kulitnya saja tapi tetaplah berda’wah.

  5. wawan bukhori mengatakan:

    ustadz bole minta alamat emailnya…
    mau tanya tentang sesuatu bab yang berkenaan dengan gangguan jin…

    owh iya..
    ana dapet cerita sedikit banyak tentang antum dari ust abu sahl sa’ad “yudi bantoro” karanganyar….
    kakaknya ust abu khidr “bayu bantoro”….
    jazaakallaahukhayr….

  6. wawan bukhori mengatakan:

    “Saya mau tanya, keadaan ini saya alami sejak kecil
    saya tidak pernah belajar tenaga dalam
    ayah-kakek nda ada yang menjadi dukun, saya juga nda
    pernah belajar ilmu kedukunan
    masalahnya ::
    saya sering merasakan ada sesuatu dari kalangan
    ghaib yang ada di sekitar saya, walau tidak mengganggu
    (entah kenapa) tapi seringnya ia melihat ke arah saya
    terus(seakan mengawasi) saya bisa merasakannya
    namun tidak bisa menggambarkannya, awalnya nda
    percaya, tapi temen saya yang bisa melihat yang seperti
    itu(bukan satu, dua orang) mengatakan hal yang
    memang saya alami tanpa saya beritahu sebelumnya,
    intinya saya bisa merasakan sesuatu(misal di suatu
    ruangan ada ini-itu) tapi tidak bisa menggambarkan
    wujudnya & tidak setiap saat bisa saya lakukan, kadang
    spontanitas kadang juga biasa saja & sering ada
    beberapa kejadian yang bersangkutan dengan masa
    depan seseorang pun terjadi seperti yang saya rasakan
    sebelumnya (misal teman saya nikah namun saya
    mendapati tanda-tandanya lewat mimpi yang saya
    alami sebelumnya)”
    apa ini bisa merusak aqidah….
    kita tahu sendiri dalam islam, makhluk ghaib tidak bisa
    dilihat wujud aslinya & penampakan mereka tidak dalam
    wujud aslinya..

    permasalahan anak indigo itu juga bagaimana ustadz?
    yang mengaku mampu melihat adanya suatu jin/setan
    dengan segala bentuk rupa dan aktivitasnya
    soalnya di kampus ini ana punya banyak teman yang seperti
    itu…
    jazaakallaahukhayr…

    • abdullah1982 mengatakan:

      barakallahu fikum.

      ada yang ingin ana sampaikan
      1. kita harus meyakini tidak ada yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah, termasuk perkara yang ghaib adalah apa yang akan terjadi pada hari esok
      2. yang harus kita sadari adalah, syaithan senantiasa ingin menyesatkan manusia, dengan berbagai cara.
      3. yakinilah apa yang anda rasakan bukanlah kelebihan.
      4. jangan ikuti, jangan digubris apa yang anda rasakan, tapi jika itu muncul segera berlindung kepada Allah dari godaan syaithan.
      5. Banyak membaca al-Qur’an, terutama surat al-Baqarah, dzikir pagi dan petang, doa mau tidur jaga shalat jama’ah.
      6. bergaul dengan orang-orang shalih dan menjauhi orang2 yang tidak shalih
      7. seseorang tidak bisa melihat wajud asli syaithan atau jin.
      8. sekali lagi saya katakan bahwa apa yang dirsakan oleh sebgaian orang seprti apa yang anda ceritakan bvbukanlah sebuah kelebihan, atau kehebatan tetapi sebuah keanehan atau gangguan yang mesti diobati
      wallahu ta’alam bis shawwab semoga bermanfaat.

      • wawan bukhori mengatakan:

        baarakallaahufiyk ustadz
        jazaakallaahukhayran katsiran…

        lebih menenangkan ana jawaban dari antum
        insya Allah ada perbaikan di setiap harinya….
        hatur nuhun….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s