Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Menilai Sosok Mbah Maridjan

meletus-jpgSelain meletusnya gunung merapi kematian mbah maridjan juga menjadi obrolan berbagai lapisan masyarakat akhir-akhir ini, dikarenakan keterkenalan tokoh yang satu ini sebagai “kuncen” gunung merapi disamping mbah maridjan meninggal menjadi korban  meletusnya gunung merapi. Apalagi konon meninggalnya dalam keadaan sujud. Tak sedikit orang yang memujinya karena mati dalam keadaan sujud, atau karena keberaniannya dan pujian-pujian lainnya. Dan hampir tidak ada komentar yang tak senada dengan komentar – komentar diatas. Lalu bagaimanakah seorang muslim yang terbimbing dengan agama yang haq (benar) ba’da taufiqillah (setelah hidayah taufiq Allah) menilai sosok mbah maridjan. Insya Allah penjelasan sederhana dibawah ini menjadi penjelas bagi kita bagaimana kita menilai seorang mbah maridjan.

Pertama : Mbah Maridjan dan tugasnya sebagai seorang  “kuncen/juru kunci” gunung merapi

Seharusnya seorang itu jeli dalam setiap permasalahan apalagi yang menyangkut permaslahan dien nya (agamanya)…!!! Cukup dengan mengetahui  bahwasannya mbah maridjan sebagai seorang “kuncen” gunung merapi maka seharusnya seseorang sudah bisa menilai sosok mbah maridjan dengan benar dan menahan diri mereka untuk memuji mba maridjan dan mengagguminya. Kuncen…?? apa maksudnya ini, kalau tidak dibalik semua ini ada keyakinan-keyakinan sesat. Juru kunci gunung merapi…???!!!, ada apa dibalik semua itu…??? Kalau tidak keyakinan syirik…!!!. Itulah yang diyakini mbah maridjan, mbah maridjan menyakini bahwa gunung merapi mempunyai penunggunya, yang menguasainya, yang bisa menimpakan bahaya untuk masyarakat sekitar, sehingga berimbas dari keyakinan itu mbah maridjan melakukan taqarub (mendekatkan diri) dengan memberi sesajen dan yang lainnya supaya penunggu dan penguasa gunung merapi itu tidak marah dan menimpakan bahaya kepada masyarakat sekitar. Adakah perbuatan syirik (menyekutukkan Allah) yang lebih jelas dari ini…???!!!. Mbah maridjan melakukan ritual tolak bala dengan  membuang berbagai macam barang karaton dari mulai keris dan lainya yang dikenal dengan labuhan merapi. Begitu juga melakukan ritual tapa bisu dan lain-lain.

Berkata Asy Syaikh Shalih Al –Fauzan Hafidzahullah : ” Syirik adalah menjadikan sekutu (atau tandingan) bagi Allah didalam Rububiyah Nya (penciptaan, pengaturan, memberi manfaat dan mudharat/bahaya) dan didalam Uluhiyah Nya (dalam beribadah kepada Allah)” ( Aqidah Tauhid Syaikh Shalih Al –Fauzan: 18 )

Berkata Imam Syaukani Rahimahullah : ” Bahkan syirik adalah dengan menujukan untuk selain Allah sesuatu yang merupakan kekhususan bagi Nya “ (Daurun Nadid Fi Kalimatil Ikhlas : 18 ) Termasuk kekhususan Allah adalah Rububiyah Nya, Allahlah satu satu-satunya yang mencipta, mengatur alam semesta ini, memberi rezeki, memberi manfaat dan mudharat (bahaya) dan yang lainnya. Dan mbah maridjan telah membuat tandinggan bagi Allah didalam Rububiyah Nya ketika mbah maridjan menyakini ada selain Allah yang memberi manfaat dan mudharat, yaitu penunggu gunung merapi.!!!

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya:  “Segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam” (QS. Al-Fatihah : 2)

اللهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ

Artinya : “Allah pencipta segala sesuatu “ (QS. Az-Zumar : 62)

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ المَيِّتِ وَيُخْرِجُ المَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللهُ فَقُلْ أَفَلا تَتَّقُونَ

Artinya : Katakanlah: ” Siapakah yang melimpahkan rezeki kepada kalian dari langit dan bumi, atau siapakah yang Kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka Katakanlah “Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (QS. Yunus : 31)

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إلا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلا رَادَّ لِفَضْلِهِ

Artinya : ” Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan (bahaya) kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu maka tak ada yang dapat menolak karuniaNya.  “ (QS. Yunus : 107)

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : ” Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikkan kepada mu, maka Dia Maha kuasa atas tiap-tiap sesuatu ( Qs. Al – An’am : 18 )

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :

أَيُشْرِكُونَ مَا لاَ يَخْلُقُ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلاَ يَسْتَطِيعُونَ لَهُمْ نَصْرًا وَلاَ أَنفُسَهُمْ يَنصُرُونَ

“ Mengapa mereka mempersekutukan (Allah dengan) sesuatu (berhala) yang tidak dapat menciptakan sesuatu apapun? Padahal (berhala) itu sendiri diciptakan. Dan (berhala) itu tidak dapat memberikan pertolongan kepada penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun mereka tidak dapat memberikan pertolongan “. (Qs. Al ‘Araaf : 191-192)

Berkata Asy Syaikh Al Allamah Abdul Aziz Bin Baaz Rahimahullah : “ Dan ini adalah sifat sesembahan yang tidak berhak disembah. Dan ini pertanyaan dalam rangka celaan (bagi orang yang beribadah kepada selain Allah –penj) mereka menyembah  kepada yang tidak bisa menciptakan walaupun hanya seekor semut bahkan mereka (sesembahan) itu diciptakan, bagaimana mereka bisa memberikan manfaat terhadap selain mereka, baik sesembahan itu berupa batu yang tidak berakal atau makhluk hidup yang tidak dapat mendengar (orang yang menyerunya –penj) atau orang mati yang tidak bisa mengabulkan seruan mereka, didalam ayat ini terkandung sifat sesembahan yang disembah selain Allah, yaitu empat hal :

  1. Bahwasanya mereka tidak dapat menciptakan sesuatu
  2. Bahwasanya mereka  makhluk yang diciptakan
  3. Bahwasanya mereka tidak dapat menolong orang-orang yang menyembahnya
  4. Bahwasanya mereka tidak dapat memberikan pertolongan untuk diri mereka sendiri “ ( Syarhu Kitabit Tauhid Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz : 98 )

Disamping itu mbah maridjan mengaku – ngaku mendapat wangsit kapan meletus atau tidaknya gunung merapi dari penunggu gunung merapi atau dari mbah merapi ???!!!, atau pengakuan dia memastikkan gunung berapi tidak akan meletus dan yang lainnya…??!!.

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :

إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ اللهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ

” Sesungguhnya mereka menjadikan syaithan – syaithan sebagai wali (pelindung mereka) selain Allah, dan mereka mengira mereka mendapat petunjuk ” ( Qs. Al’Araaf : 30 )

Akhirnya tidak sedikit yang menjadi korban dari meletusnya gunung merapi, termasuk orang yang katanya mendapat wangsit itu (mbah maridjan sendiri) dan orang yang mengikutinya.

Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman :

قُلْ لا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللهُ

“ Katakanlah wahai (Muhammad) tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah “ (Qs. An-Naml :65)

Berkata Asy Syaikh Al Allamah Abdurrahman As-sa’di Rahimahullah : “ Allah mengikrarkan bahwa Dia sematalah yang mengetahui perkara yang ghaib di langit dan di bumi sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “ Pada sisi Allah lah kunci-kunci semua perkara yang ghaib, tidak ada yang mengetahui perkara yang ghoib kecuali Dia sendiri dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan dilautan dan tidak sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula dan tidak jatuh sebutir bijipun di kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering melainkan tertulis dalam kitab yang nyata. Dan Allah Ta’ala berfirman “ Sesungguhnya hanya disisi Allah ilmu tentang hari kiamat dan Dia menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim…” sampai akhir surat. Perkara ghaib dan yang semisalnya merupakan kekhususan bagi Allah dalam pengilmuanNya, tidak ada yang mengetahuinya baik itu malaikat yang terdekat atau nabi yang diutus.” (Taisirul Karimir Rahman Syaikh Abdurrahman As-Sa’di dalam ayat ini)

Kedua : Mbah Maridjan beribadah kepada Allah dan juga beribadah kepada selain Allah.

Jika seorang muslim mengetahui sedikit saja ilmu agama dengan pemahaman yang benar insya Allah dia tidak akan salah menilai sosok seorang mbah maridjan. Tapi jauhnya mereka dari ilmu agama yang benar sehingga mereka diselimuti kebodohan yang sangat. Pengetahuan seseorang tentang mbah maridjan, bahwasannya mbah maridjan disamping beribadah kepada Allah dengan sholat, puasa baca Al Qur’an dan yang lainnya tetapi disisi lain mbah maridjan juga beribadah kepada selain Allah, bertaqarub (mendekatkan) diri kepada selain Allah dengan berbagai macam ibadah, diantaranya menyediakan sesajen kepada para penunggu dan penguasa yang mbah maridjan yakini sebagai para penunggu dan penguasa gunung merapi. Jelas ini perbuatan syirik dan kekufuran, bermula pada kesyrikkan dalam Rububiyah Allah dan berimbas pada perbuatan syirik dalam Uluhiyyah Allah.

Islam adalah agama tauhid, yang memerintahkan kita untuk beribadah kepada Allah semata dan melarang kita beribadah kepada selain Allah, kepada gunungkah, jinkah atau selain mereka. Bahkan tauhid adalah inti agama dan dakwahnya para Rasul.

Allah Ta’ala Berfirman :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya :  ” Dan tidaklah aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku” (QS. Adz-Dzariyat : 56)

Berkata Ibnu Abbas Radhiyallohu ‘anhu : “Setiap apa yang terdapat didalam Al -Qur’an dari ibadah, bermakna tauhid” ( Tafsir Al Baghowi, dinukil dari Syarh Qawaidul Arba’ Syaikh Khalid Ar Radadi)

وَاعْبُدُوا اللهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

Artinya : “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya”. (QS. An-Nisaa : 36)

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Artinya : “Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan memohon pertolongan” (Qs. Al Fatiha : 5 )

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

” Dan sunnguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap ummat (untuk mendakwahkan) sembahlah Allah dan jauhilah thagut “ ( Qs. An Nahal : 36 )

Berkata Asy Syaikh ‘Al ‘Alaamah Shaleh Al Fauzan Hafidzahullah : ” Faedah yang dapat diambil dalam ayat ini bahwasannya hikmah dari diutusnya para Rasul adalah dakwah kepada tauhid dan melarang dari perbuatan syirik “ ( Al Mulakhos fi Syarhi Kitab At Tauhid : 11 )

Ini diantara ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk beribadah kepada Allah semata dan melarang untuk beibadah kepada selain Allah. Maka jika seorang mencampur ibadahnya dengan perbuatan syirik (menyekutukan Allah) dengan kesyirikan yang besar atau dengan tanpa tauhid maka sia-sialah amalannya.

Berkata Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul Wahhab An Najdi Rahimahullah :” Ketahuilah Ibadah tidaklah dinamakan sebagai sebuah ibadah kecuali jika disertai dengan tauhid (orangya hanya beribadah kepada Allah semata -pen) sebagaimana tidak dikatakan sholat kecuali dalam keadaan thaharah (suci). Apabila  syirik masuk kedalam ibadah akan membatalkan ibadah sebagaimana hadast apabila masuk kedalam thaharah “ (Qawaidul Arba’)

Berkata Asy Syaikh Shalih Alu Syaikh hafidzahullah : “ Apabila kamu telah mengetahui ini bahwasannya ibadah tidak diterima kecuali dengan mentauhidkan Allah (beribadah hanya kepada Allah semata -pen) demikian juga sholat tidak diterima kecuali dalam keadaan thaharah (suci), dikarenakan tauhid (beribadah hanya kepada Allah semata -pen)  syarat diterimanya ibadah, yaitu ikhlas dan thaharah (suci) syarat dari sahnya shalat, dimana tidak sah shalat kecuali apabila dia dalam keadaan thaharah (suci), begitu juga tidak sah ibadah seseorang kecuali apabila dia seorang yang mentauhidkan Allah. Walau seandainya jidadnya ada bekas sujud, puasa disiang hari dan shalat dimalam hari. Dikarenakan syarat diterimanya itu semua adalah dilakukan oleh seorang Muwwahid (orang yang hanya beribadah kepada Allah semata) yang ikhlas.

Allah Jalla wa’alaa berfirman :

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

بَلِ اللهَ فَاعْبُدْ وَكُنْ مِنَ الشَّاكِرِينَ

“ Dan sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada (Nabi-Nabi) yang sebelummu, sungguh jika engkau berbuat syirik (mempersekutukan Allah), niscaya akan hapuslah amalanmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi, karena itu hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur “ ( Qs. Az Zummar : 65-66 )

Allah Jalla wa’alaa berkata kepada orang kafir

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

“ Dan Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan(Qs. Al Furqan : 23)

(Syarah Al Qawaidul Arba’ Syaikh Shalih Alu Syaikh: 11)

Coba kita lihat diantara salah satu perkataan mbah maridjan yang menunjukkan sosok mbah maridjan, yaitu ketika dia berkata kepada detikcom ketika ditemui dirumahnya kamis18/52006; mbah maridjan berkata : “ saya disana berdoa, minta kepada Allah dengan ‘lantaran’ merapi”

Lalu kita tengok perkataan seorang ulama yang menjelaskan tentang perbuatan-perbuaan yang dapat membatalkan kesislaman seseorang. Berkata Syaikhul Islam Muhammad Bin Abdul Wahhab An Najdi Rahimahullah : “ Barangsiapa yang menjadikan adanya perantara antara dirinya dengan Allah, Mereka berdoa, meminta syafaat dan bertawakal kepada perantara tersebut maka dia telah kafir menurut kesepakatan para ulama “ (Kitab Nawaqidul Islam)

Dalil tentang hal ini adalah firman Allah Ta’ala

أَلا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللهِ زُلْفَى إِنَّ اللهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللهَ لا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

“ Ingatlah! hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia  (berkata) : “ Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat-dekatnya. Sungguh Allah akan memberi putusan diantara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan, sungguh Allah tidak memberi petunjuk kepada seorang pendusta dan orang yang kafir” (Qs. Az Zumar : 3 )

Lihatlah pada ayat yang mulia ini Allah memerintahkan kita untuk beibadah kepada Allah semata, mengikhlaskan agama dan ketaatan hanya untuk Nya, tetapi mereka malah menyembah selain Allah dengan cara menjadikan perantara antara dirinya dengan Allah didalam peribadatan kepada Nya. Yang mereka menyembah perantara itu dengan berbagai macam ibadah. Lalu Allah katakan apa pada diakhir ayat, yaitu sebagai seorang pendusta lagi kafir (هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ)

Allah Ta’ala berfirman dalam ayat lain

وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللهِ مَا لا يَضُرُّهُمْ وَلا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللهِ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللهَ بِمَا لا يَعْلَمُ فِي السَّمَوَاتِ وَلا فِي الأَرْضِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

“ Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana kepada mereka dan tidak (pula) memberi manfaat , dan mereka berkata : “ Mereka itu adalah pemberi syafaat kami dihadapan Allah.” Katakanlah : “apakah kamu akan memberitahu kepada Allah sesuatu yang tidak diketahui-NYa apa yang ada dilangit dan dibumi?. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan itu “ (Qs. Yunus : 18 )

Pada ayat ini Allah mensucikan diri Nya sendiri dari perbutan syirik mereka, yaitu mereka menjadikan perantara antara dirinya dengan Allah yang beribadah kepada perantara tersebut, baik perantara itu berhala, orang atau gunung, lalu Allah katakan apa diakhir ayat tentang orang yang melakukan perbuatan tesebut dengan perkataan “ Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan itu سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ ), Allah katakan perbuatan mereka sebagai perbuatan syirik (menyekutukan Allah).

Dan Allah Ta’ala berfirman tentang dosa syirik (menyekutukkan Allah) :

إِنَّ اللهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

Artinya ” Sesungguhnya Allah tidak mengampuni (dosa) karena mempersekutukkan Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsipa yang mempersekutukkan Allah, maka sungguh , dia telah berbuat dosa yang besar.” ( Qs. An – Nisa : 48 )

مَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

Artinya : ” Sesungguhnya barangsiapa yang mempersekutukkan ( sesuatau dengan ) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah  neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang – orang dzolim itu.” ( Qs. Al Maidah : 72 )

لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“ Sungguh jika engkau berbuat syirik (mempersekutukan Allah), niscaya akan hapuslah amalan mu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi “(Qs. Az Zummar : 65-66)

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

“ Dan Kami perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan(Qs. Al Furqan : 23)

Insya Allah dari penjelasan diatas kita bisa menilai sosok mbah maridjan dengan penilaian yang benar, berdasarkan ilmu bukan kebodohan atau ketertipuan dari pengaruh media masa, ternyata mbah maridjan seorang yang melakukan kesyirikan didalam Rububiyah Allah dan Uluhiyah Nya, baik kesyirikan yang besar atau yang kecil, begitu juga dia mengaku mengetahui perkara yang ghaib (dukun) padahal yang mengetahui perkara yang ghaib hanyalah Alah semata dan perkara syirik lainnya, apakah masih ada yang menilai mbah maridjan seorang yang shalih dan patut dijadikan teladan…???!!! Dipuji dan dikagumi…???!!! Berkata Asy Syaikh Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin, menjelaskan pengertian orang shalih. Orang shalih adalah orang yang menunaikan hak Allah dan hamba-hamba Nya (Syarh Kasyfu Subhaat). Hak Allah yang terbesar adalah mentauhidkan Allah, beribadah hanya kepada Allah semata. Kalau hak yang terbesar Allah saja tidak dipenuhi oleh mbah maridjan apakah dia pantas dikatakan sebagai seorang shalih lalu mati dalam keadaan khusnul khatimah (kesudahan yang baik)…??!!.

Wahai kaum muslimin jagalah aqidah dan keimananmu dari segala kesyirikkan, khurofat dan perdukunan. Dan bertawakalah wahai para pengelola media massa jangan kalian jerumuskan ummat kegelapnya kebodohan dan najisnya kesyirikkan, kekufuran dan perdukunan. Dunia ini hanya sementara kelak kalian akan dimaintai pertanggung jawabannya…!!!

ditulis oleh : Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir

24 comments on “Bagaimana Seharusnya Seorang Muslim Menilai Sosok Mbah Maridjan

  1. Free Prestashop Theme mengatakan:

    masyaAllah, jazakallahkhair sudah berbagi. mohon izin untuk edit ulang dari sisi penulisan saja untuk di republish di blog ana. mohon dibalas ke email untuk mengirim hasil editannya Ustadz. jazakallahkhairanjaza

    • abdullah1982 mengatakan:

      wanta jazakallahu khoir, afwan ana tdk faham. kalau maksudnya di edit secara bahasanya silahkan.

      • abdullah1982 mengatakan:

        ana sudah baca alhamdulillah bagus banget, cuma bagaimana menurut antum kalau ditambah sedikit pada kalimat dibawah ini
        1.dan hidayah taufiq dari Allah menilai sosok Mbah Maridjan
        jadi
        setelahhidayah taufiq dari Allah menilai sosok Mbah Maridjan
        2. Mbah Maridjan meyakini ada yang dapat menjadi Rabb selain Allah.
        jadi
        Mbah Maridjan meyakini ada yang dapat menjadi Rabb ( penguasa yang memberi manfaat dan mudharat/bahaya) selain Allah.
        3. Insya Allah dari penjelasan di atas kita bisa menilai sosok Mbah Maridjan..
        jadi
        ( dari penjelasan di atas kita bisa menilai sosok Mbah Maridjan) tanpa insya Allah.
        4. Sedangkan Allah Subhaanahu Wata’ala telah berfirman :
        إِنّهُمُ اتّخَذُوا الشّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ اللهِ وَيَحْسَبُونَ أَنّهُمْ مُهْتَدُونَ
        ”Sesungguhnya mereka menjadikan syaithan – syaithan sebagai wali (pelindung mereka) selain Allah,
        dan mereka mengira mereka mendapat petunjuk ” ( Qs. Al’Araaf : 30 )
        jadi pada kalimat sedangkan diganti (padahal)

        5. klo ini dari ana aslinya ( Al Mulakhos Syarh Kitab Tauhid : 11 ) jadi (( Al Mulakhos Fi syarhi Kitab At Tauhid : 11 ).

        Bgm menurut antum?, ana juga sebelum buat artikel ini ana cari data tentang mbah maridjan, tapi sengaja tidak ana cantumkan sumbernya ana khawatir kalau orang awam meruju kesana lalu baca sumbernya malah terpengaruh. karena alasan itu ana tidak mencantumkan sumbernya. jazakallahu khoir akhi masya Allah bagus sekali editan antum, afwan antum namanya siapa dan tinggal dimana? senang berkenalan dengan antum

  2. abu ramiza mengatakan:

    Bismillah,
    Ijin copy paste tadz..Jazakallohu khoir

  3. Free Prestashop Theme mengatakan:

    mohon di download ulang Ustadz. sudah ana edit lagi. ana Abdul Aziz tinggal di Surakarta. Alhamdulillah senang berkenalan dengan Ustadz juga. semoga barokah.

  4. abu anas mengatakan:

    beberapa tokoh islam memuji mbah marijan seperti KH Zainuddin MZ, Wahid Hasyim, Kader PKS dll.

    pks jawa tengah juga bilang mbah marijan seorang guru ngaji yang tawadhu’ dan khusnul khotimah, jadi mana nich yg benar? bukankan di tubuh pks ada ustad2 lulusan arab saudi ?

    http://pks-grogol.blogspot.com/2010/10/mbah-maridjan-sosok-guru-ngaji-pemantau.html

    • abdullah1982 mengatakan:

      kebenaran adalah apa yang Allah dan Rasul Nya katakan, kebenaran adalah jika kita berpegang kepada Al Qur’an dan As Sunnah atas pemahaman Shalafus shalih walaupun semua orang menyelisihi kita. Al Hamdulillah banyak orang yang tidak tertipu dalam menilai sosok mbah maridjan. Adapun tentang tentang PKS itulah mereka sebagian besar mereka tidak mengerti tauhid karena mereka jauh dari tarbiyah sebagaimana Rasulullah Mentarbiyah ummatnya, sedangkan yang lulusan dari Saudi karena telah terkontaminasi dengan tarbiyah (pendidikan) ikhwanul muslimin, dengan politik akhirnya anda bisa lihat kejanggalan2 mereka dalam masalah tauhid. Seperti tidak memproritaskan dakwah tauhid dll. Allahu musta’an

  5. anas mengatakan:

    saya pernah baca di internet, bahwa anaknya mbah marijan adalah salah satu kader akhwat pks, sehingga presiden pks, bpk. lutfi hasan (yaa..?), menyempatkan diri untuk berkunjung ke keluarga mbah marijan, apakah karena hal ini para kader pks tidak mau dan takut untuk membicarakan mbah marijan, bahkan memuji-mujinya ?,
    dan seperti biasa, jika ingin mengkritik orang yg salah, pasti akan ditakut-takuti dengan satu kata ini TABAYYUN !. seringkali jika mengkritik ustad2 pks yg berbuat salah, maka keluar satu kata ini TABAYYUN…..

    • abdullah1982 mengatakan:

      itulah mereka agama dibuat ” main2″, terlepas dari benar/tidaknya itu yang menjadi latarbelakang sebagian mereka salah menilai sosok mbah maridjan. banyak contoh lain dari uacapan saya tentang mereka agama dijadikan “main2” hanya karena tidak sesuai dengan kepentingan politik partai atau yang lainnya.
      Yang jelas sebab penyimpangan mereka adalah tidak ditarbiyah diatas agama yang shahih (benar), sehingga melahirkan penyimpangan didalam aqidah, perkataan dan perbuatan. Allahu musta’an

  6. Walhamdulillah.. Tulisan yang bagus, trus berkarya ustadz, umat butuh tarbiyah yang benar… Terkhusus berkaitan masalah2 kontemporer.

    Berantas kesyirikan, binasakan perdukunan.

    Negeri 1000 gagak
    bumi nabi-nabi, di siang hari yang mendung.

    Admin jejakrusul.wordpress.com

  7. Ummu sahilah mengatakan:

    Bismillah
    ana hny ingn tambahkn tntng bahaya syirik.thn 2001,hidup kami dilanda kesusahan.saudara ga mau memberikan bantuan..hingga kami kenal dg seorang teman.ia mngenalkn kami kpd seorg paranormal.memang sdikit membantu..??. (ini awal kebinasaan yang tidak sadari -edit pemilik blog). tp..makin lama hidup kita dijurang kehancuran.anak ana sering kerasukan,ana dan suami slalu brtengkar gara2 hal spele.situasi smakin memanas,ketika ana hampir dikerjai sang dukun..ktika suami tau akn hal itu…ia marah dan mendepak sang dukun dr kehidupan kami.tp..anak kami tak jg sembuh.tiap jam 11malam disaat mata mngantuk…ia selalu mnjerit,meraung,dan tatapan matanya kosong sperti tak kenal orgtuanya.ia sering membenturkan kpalanya ketembok,mencakar wajahnya hngga luka2….sungguh ht kami hancur.kjadian itu brlngsng hingga 1bln tiap jam 11malam-jam 5pg.tp…suami mncari solusi kmbali ke org pntar,memang ank kami sembuh (yang menyembuhkan Allah- edit pemilik blog-, dgn sebab yang lain bukan karena pergi kedukun). hanya sj,suami menggila…mnghamburkan uang dgn membeli jimat2 sampai jutaan dg harapan bs dpt brkali lipat dr itu.memang…pnghasilan melonjak hngga ratusan juta tiap bulan (hal ini bukan karena sebab pergi kedukun..edit pemilik blog, Allah yang memberi rezeki kpd siapa yang dikhendaki,) .hngga kami dpt membeli mobil dn barang mewah lainnya.kegilaan makin mnjadi,kita selalu ikut upacara2 ritual yg di lakukan dukun itu.kekuburan2 dkt keraton ciamis,suralaya.panjalu,pamijahan,kampung naga,gunung kidul,makam saudara2 ana(mbah moyang ana… pangeran jayakarta).pd saat itu..kt kbanjiran order.tp kjadian ga brlangsung lama,krna dukun tsb suka dgn ana.hatinya jd kacau,ingn merebut ana dr suami,dan ramalannya selalu salah…. (emang dukun tdak tahu perkara yang ghaib-edit). saat itu ana sdng hamil ank ke 4.harta kami satu prsatu habis trkuras…smpai handphon yg murahpun trjual.pdhl kt butuh biaya utk melahirkan.ga hnya itu…4 buah motor kami utk operasional krja,raib dibw lari orng.pdhl yg 2 nya blm selesai kreditnya.kita ga snggp bayar,diudak2 colector.akhrnya kita buron,sembunyi di daerah bekasi.hidup dlm ketakutan,jd buronan,takut ketahuan,….hidup kami bnar2 hancur….ga pnya apa2.sumi ana stress,marah2 terus.didalam ksedihan ana…yg tiap hari menangis…memohon…agar diberi jalan…ana brtaubat,seumur hidup akan membenci yg namanya ”DUKUN”,skalipun kuncen turunan raja..dlm kegelisahan ana….ana diajak ke suatu majelis ilmu.Alhamdulillah..ana diberi hidayah..baru satu kali datang ana lgsng terima dakwah tauhid.bubar dari majelis..ana share ke ustd tsb perhal mslh kami.ana cerita,msh bnyk jimat disimpan di rumah.cuma ustd itu bilang..anti nasihati dulu suami baik2,kalau ia sdh mngrti,dn mau membuang smua..ana siap datang membakarnya.dn meruqyah kalian smua,krn jin dr dukun itu kmingkinan msh mengikuti krn jimatnya msh di simpan.ana mnta no hp ustd tsb…Bgt plng,ana cerita ke suami,suami ga terima,krna merasa ia membeli barang2 itu dgn hrga yg mahal.ga snggup mnjwb..ana tlpn ustd agar ksh solusi mnjwb bantahan dr suami.2 bln kami brtengkar mslh itu…tiba di puncaknya…ketika kami benar2 fakir….suami minta no tlpn ustd tsb.alangkah snang ht ana saat itu.ustd datang…dibakar smua jimat yg nilainya jutaan rupiah.suami mnt pribadi kpd ustd utk mengajarkan tauhid ….kmudian ana di ajarkan bekam.yg jd prcobaan suami ana.akhrnya ana mahir dlm brbekam dn refleksi.smentara..ana mnjdkn bekam sbg profesi,utk menambah pnghasilan.kami brkali2 dinasihati utk tawakal.dlm prjalanan taubat kami…Allah kmbali mnguji keimanan kami….kami kmbali susah…hampir diusir dr rmh kntrakan,lantaran ga bs bayar.kami jg kelaparan..prnh seharian ga ktemu nasi..hnya bubur sagu yg anak2 makan.tp kami berusaha brtahan dn tdk mau trlibat dgn dukun.bnyk lg kejadian2 yg membuat kami hampir patah smangat.tp…Alhamdulillah stelah 2thn…suami mndpt proyek lg,murni dr hasil brdoa dn brharap kapd Allah.kita ga lupa skn janji kt ke Allah,akn brsyukur hny kpdNya….dtng kemajelis ilm syar’i.iman kami smakin di kuatkn oleh Allah.harta kami yg hilang…kini dikembalikan sdikit demi sdikit.Alhamdulillah..skarang bs bw anak2 ke kajian dgn mobil kami,walaupn ga smewah dulu.tp km brsyukur…Allah mengazab kami skarang,ga sberat apabila kami mati dlm keadaan syirik.dn bekam..kini ga ana jdkan profesi,tp bg tman ana yg prlu..ana layani dgn gratis….krna ana sdh dpt rizky yg sngt cukup dr Allah,lewat suami.smoga tulisan ini dpt mnjdkan plajaran yg brharga,bg para mantan pelaku syirik,dn yg msh melakukannya.wallahu a’lam.

    • abdullah1982 mengatakan:

      Alhamdulillah semoga Allah mengistiqamahkan kita semua diatas hidayah tauhid. itu diantara sekian banyak kejahatan dukun dengan memakan harta orang secara bathil.

  8. ari mengatakan:

    Afwan, cuma saran, alangkah lebih baik jika nama Mbah Maridjan tidak perlu diekspos, karena ana mendengar dari teman2, dari anaknya sendiri, bahwa beliau menjelang akhir hidupnya sudah meninggalkan amalan/ritual sesaji untuk merapi. Hal itu karena beliau telah mendapatkan dakwah dr sebagian ikhwah -yang kami juga tidak tahu siapa orangnya-… Allahu a’lam.

    • abdullah1982 mengatakan:

      afwan saran antm tidak bisa diterima. Karena beberapa hal :

      Satu : Berapa banyak ummat ini yang tersesat gara-gara mbah maridjan dari perbuatan kesyrikkannya dan sok mengaku mengetahui perkara yang ghaib.

      Kedua : Mbah maridjan dihukumi dari apa yang nampak yang ia lakukan, sampai akhir hayatnya seperti itu. wallahu a’lam.

      ketiga: Tidak ada khabr yang jelas dan bisa dipertanggung jawabkan dari apa yang antum sampaikan.

      Keeampat : Sudahkah antum tabayun (klarifikasi) kebenaran khabr yang antm dapatkan.

      kelima: bagaimana antm bisa memberi saran untuk tidak menjelaskan prihal mbah maridjan sedangkan ummat banyak yang tersesat karena mbah maridjan. Hanya karena khabr yang belum jelas kebenarannya. Apakah ummat di biarkan terjatuh kepada kekufuran dengan mempercayai ada orang yang mengetahui perkara yang ghaib atau mempercayai ada penguasa selain Allah dengan menyakini ada penguasa gunung merapi.

      Keeanam : seandainya mbah maridjan sudah taubat, seandainya begitu. tetap harus dijelaskan kesalahan terdahulu dari sok mengetahui perkara yang ghaib yang berkaitan dengan maslah gunung merapi, karena banyak ummat yang tersesat. blum lagi maslah kesyirikannya dulu. itu jika mbah maridjan sdh taubat.

      semoga bisa dipahami jawaban ini. wallahu a’lam

  9. Ahyataufiq hidayat mengatakan:

    Alhamdulillaah Ustad atas pencerahannya. Semoga taufiq dan hidayah tercurah pada sekalian pembaca tausiah ini

  10. Dian mengatakan:

    ini nih artikel yang ‘berani’, tegas dan mencerahkan. kadang kala kami memerlukan nasihat yang nadanya menghentak seperti ini tidak dengan bahasa yang bersayap. terimaksih atas artikel ini. Semoga Allah memberi banyak kebaikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s