Ada Hadiah Untuk Mu…!!

Banyak cara untuk mempererat hubungan, kedekatan dengan sesama ikhwah diantaranya dengan saling memberi hadiah. Pada kesempatan ini insya Allah sambil kita belajar bersama – sama, ana ingin memberikan hadiah kepada tiga orang pertama yang  benar menjawab pertanyaan ana dibawah ini. namun yang perlu diperhatikan sebelum menjawab jangan lupa mencantumkan nama dan alamat lengkap biar mudah hadiahnya untuk dikirim via pos dan no hp (Insya Allah no hp tidak dipublikasikan). Insya Allah hadiahnya kitab berbahasa arab atau buku terjemahan salah satu yang ana sebutkan dibawah ini (Syarah Al-Wajibaat, Atau syarh Al-Arbaiin An-Nawawiyah Syaikh Shalih Al-Fauzan Atau Syarh Syarhus Sunnah Imam Al-Barbahari, Syaikh Ahmad An-Najmi atau yang lainnya, atau buku – buku terjemahan) sesuai keinginan dari ikhwah. Cara menjawabnya bisa langsung  ditulis dikomentar  dan untuk jawaban yang benar tentu tidak langsung diterbitkan sampai dua pekan dari ditebitkan pemberitahuan ini (Kamis dua depan lagi) pertanda bahwa telah selesainya kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari ana.

Pertanyaannya :

1. Jelaskan dan sebutkan perincian hukum tentang menyembelih  untuk selain Allah jika ditinjau dari  tasmiyah (penyebutan nama ketika menyembelih) dan al-qasdu (tujuan ketika menyembelih)…?

2. Sebutkan dua kelompok yang keluar dari pengertian islam “Berserah diri kepada Allah dengan Mentauhidkan-Nya”..?

3. Sebutkan rincian  hukum berdoa kepada selain Allah…?

Afwan dengan tidak mengurangi rasa hormat ana bahwa pertanyaan ini untuk para ikhwah adapun jika ada ustadz maka ana yang lebih pantes untuk belajar kepada mereka.  Jazakumullahu khoir

12 comments on “Ada Hadiah Untuk Mu…!!

  1. nikahmudayuk mengatakan:

    Nama : Abdullah

    Alamat : Jakarta (jangan lupa alamatnya yang lengkap)

    No Hp : 0852… (insya Allah tidak di publikasikan)
    Jawabannya :

    untuk pertanyaan 1, jwabannya; menyembelih untuk selain Allah syirik

    2. …
    3. Hukum berdoa kepada selain Allah seperti kepada kuburan syirik.

  2. Abu Syadzaa mengatakan:

    Nama : Abu Syadzaa
    Alamat : Dusun Krajan Desa Sidomulyo Kec Sidomulyo Lam-Sel
    No Hp : 0812********

    Jawaban:
    1. Menyembelih dengan menyebut nama selain Allah dan ditujukan kepada selain Allah. Ini temasuk perbuatan syirik dalam hal isti’anah (meminta pertolongan) dan sekaligus syirik dalam tujuan ibadah.

    2. Khawarij dan Syiah

    3. Berdoa kepada selain Allah adalah perbuatan syirik dan merupakan dosa besar, bahkan dosa terbesar, dan dapat mengeluarkan seseorang dari agamanya.

  3. Dewa Inskari Harry Putra
    08129829****

    PT. Sinar Niaga Sejahtera (Garudafood Group)
    Jl.Wahab Affan No.135 Medan satria Bekasi barat
    Kode Pos 17132

    Jawab:

    Bismillah.
    Jawaban atas soal pertama:

    Perincian hukum tentang menyembelih untuk selain Allah jika ditinjau dari tasmiyah (penyebutan nama ketika menyembelih) dan al-qasdu (tujuan ketika menyembelih) terbagi menjadi 5:

    1. Menyembelih dengan nama Allah Ta’ala dan ditujukan untuk Allah Ta’ala maka ini tauhid

    2. Menyembelih dengan nama Allah Ta’ala namun ditujukan kepada selain Allah Ta’ala maka ini syirik

    3. Menyembelih dengan nama selain Allah Ta’ala dan sekaligus ditujukan kepada selain Allah Ta’ala maka ini syirik isti’anah dan syirik ibadah

    4. Menyembelih dengan nama selain Allah Ta’ala namun ditujukan kepada Allah Ta’ala maka ini syirik isti’anah atau rububiyah

    5. Menyembelih dalam rangka gembira atau memuliakan tamunya maka juga disyaratkan menyembelih dengan nama Allah Ta’ala. Jika disembelih dengan selain nama Alah Ta’ala maka sembelihan tidak boleh dimakan. Jika disembelih dengan nama selain Allah maka ia telah melakukan perbuatan syirik kepada Allah Ta’ala.

    Kesyirikan dalam sembelihan ada dua bentuk:

    1. Menyembelih dengan nama selain Allah Ta’ala maka syirik di dalam isti’anah

    2. Kalau dia memaksudkan sembelihan untuk mendekatkan diri kepada selain Allah Ta’ala maka dia telah berbuat syirik,

    Dalilnya firman Allah Ta’ala,

    “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.” (Al An’aam: 162)

    “Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah.” (Al Kautsar: 2)

    Jawaban atas soal kedua:

    Dua kelompok yang keluar dari pengertian Islam “Berserah diri kepada Allah dengan Mentauhidkan-Nya”..adalah:

    1. Pelaku syirik
    2. Pelaku bid’ah

    Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

    “Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (Al An’aam: 163)

    Kalimat ‘tiada sekutu bagiNya’ menunjukkan seorang muslim hendaklah mentauhidkan Allah dan tidak mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah Ta’ala, adapun kalimat ‘dan demikian itulah diperintahkan kepadaku’ menunjukkan kita beribadah adalah berdasarkan perintah dari Al Quran dan As sunnah (ada dalilnya) dan tidak mengada-adakan perkara baru dalam agama. Kapan seseorang mentauhidkan Allah Ta’ala dan menjalankan ibadah berdasarkan dalil maka ia telah berserah dri kepada Allah, namun sebaliknya jika ia berbuat syirik dan mengadakan peribadatan yang tidak ada perintahnya maka ia telah menyimpang.

    Jawaban atas soal ketiga:

    Rincian hukum berdoa kepada selain Allah

    Doa itu ada dua macam; doa ibadah dan doa mas’alah.

    Doa ibadah: Hanya untuk Allah. Kalau dipersembahkan kepada selain Allah maka kesyirikan secara mutlak.

    Doa mas’alah: Hendakah dirinci, kalau ia memmita kepada selain Allah Ta’ala maka diharuskan ia memenuhi syarat2 di bawah ini:
    1. Orang yang diminta itu ia masih hidup
    2. Orang yang diminta mampu mengabulkan apa yang diminta
    3. Orang yang diminta hadir

    Adapun kalau tidak memenuhi syarat di atas maka berdoa kepadanya adl syirik. Kapan orang yang diminta itu sudah meninggal, atau orang yang diminta tidak memiliki kemampuan karena tidak ada yang bisa mngabulkan kecuali hanya kepada Allah Ta’ala, atau ia meminta kepada yang ghaib seperti kepada syaithan dan jin, maka meminta kepadanya telah terjatuh ke dalam kesyirikan.

    Dalilnya.

    “Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yunus: 107)

    Wallahu a’lam

    Maroji’:

    KITABUT TAUHID Karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman At Tamimi

    – Blog Tauhid dan Syirik https://tauhiddansyirik.wordpress.com
    – Kajian rutin pembahasan Kitabut Tauhid di Cikarang bersama ustadzuna abul Hasan hafizhahullah
    – Muroja’ah dengan mendengar rekaman pembahasan Kitabut Tauhid bersama Al Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray

  4. Mahfuzh mengatakan:

    Bismillah
    Nama : Mahfuzh Abu ‘Ali
    Alamat : Kp. Semanan Rt. 010/012 No. 51 Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat
    No. HP: 0898943****

    Jawaban untuk pertanyaan yang pertama:

    Hukum menyembelih untuk selain Allah adalah syirik akbar (perbuatan syirik yang dapat mengeluarkan pelakunya dari agama Islam). Namun bila ditinjau dari tasmiyah (penyebutan nama ketika menyembelih) dan al-qasdu (tujuan ketika menyembelih) maka hukum penyembelihan dapat dirinci sebagai berikut:

    1)Menyembelih dengan menyebut nama Allah dan ditujukan kepada Allah. Inilah tauhid dan inilah sembelihan yang benar.

    2)Menyembelih dengan menyebut nama Allah namun ditujukan kepada selain Allah. Ini termasuk perbuatan syirik karena mennujukan ibadah kepada selian Allah.

    3)Menyembelih dengan menyebut nama selain Allah seperti menyebut nama Syaikh pulan dan ditujukan kepada selain Allah (Syaikh pulan tersebut). Ini temasuk perbuatan syirik dalam hal isti’anah (meminta pertolongan) dan sekaligus syirik dalam tujuan ibadah.

    4)Menyembelih dengan menyebut nama selain Allah namun ditujukan kepada Allah. Ini termasuk perbuatan syirik rububiyyah karena meminta pertolongan kepada selain Allah.

    Jawaban untuk pertanyaan yang kedua:

    Dua kelompok yang keluar dari pengertian Islam “Berserah diri kepada Allah dengan Mentauhidkan-Nya”..adalah:

    1. Ahlu syirik (musyrikin)
    2. Ahlu bid’ah (mubtadi’)

    Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

    “Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (Al An’aam: 163)

    Jawaban untuk pertanyaan yang ketiga:

    Rincian hukum berdoa kepada selain Allah

    Doa itu ada dua macam; doa ibadah dan doa mas’alah.

    1).Doa ibadah: Hanya untuk Allah. Kalau dipersembahkan kepada selain Allah maka kesyirikan secara mutlak.

    2).Doa mas’alah: Perlu dirinci, kalau ia meminta kepada selain Allah Ta’ala maka diharuskan ia memenuhi syarat-syarat di bawah ini:
    1. Orang yang diminta itu masih hidup
    2. Orang yang diminta mampu mengabulkan apa yang diminta
    3. Orang yang diminta hadir

    Adapun kalau tidak memenuhi syarat di atas maka berdoa kepadanya adalah syirik. Baik orang yang diminta itu sudah meninggal, atau orang yang diminta tidak memiliki kemampuan karena tidak ada yang bisa mngabulkan kecuali hanya kepada Allah Ta’ala, atau ia meminta kepada yang ghaib seperti kepada syaithan dan jin, maka meminta kepadanya telah terjatuh ke dalam kesyirikan.

    Dalilnya.

    “Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yunus: 107)

  5. Hamba Alloh mengatakan:

    Jawaban No 2 : Apakah Musrikuna Qodiiman Wal Quburiyuna Hadiitsan?

  6. Hamba Alloh mengatakan:

    Jawaban No 2: Apakah Qodariyah dan Jabariyah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s