Waspadai Persekongkolan Yahudi, Nasrani, Rafidhah, Khawarij dan ISIS

Asy Syaikh Shalih bin Sa’ad As Suhaimi hafidzahullah

waspadai-persekongkolan-yahudi-nasrani-rafidhah-khawarij-dan-ISISWahai saudara-saudaraku, jangan lupa berdoa untuk saudara-saudara kalian di Palestina, Syuriah, Irak, dan di setiap tempat. Karena semua ini hanyalah persekongkolan makruf yang telah bersepakat padanya semua orang kafir dari Yahudi, Nasrani, Hizb Iblis, Rafidhah, dan selain mereka. Mereka telah bersepakat dalam menyusun persekongkolan ini untuk menyibukkan kaum muslimin dari tauhid, memberikan fitnah pada mereka, dan menyampaikan ke target mereka yaitu membasmi kaum muslimin ahlus sunah sampai akarnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Nasehat asy-Syaikh Al-’Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah terhadap Beberapa Masalah Manhajiyyah di Indonesia

nasehat-syaikh-rabi-jpgAlhamdulillah berkat rahmat dan taufiq dari Allah telah terjadi jalsah (pertemuan) para du’at/asatidzah Indonesia dengan al-Walid asy-Syaikh al-’Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah di kediaman beliau pada Ramadhan 1433 H lalu, guna menanyakan beberapa permasalahan manhajiyyah yang menjadi perselisihan antara para duat di Indonesia. Baca lebih lanjut

Bahaya Perbuatan Bid’ah Dalam Agama

stopbidahPerbuatan bid’ah bukanlah perkara yang ringan atau sepele, perbuatan bid’ah adalah sebuah dosa dan kesesatan yang besar. Syaithan lebih suka kepada perbuatan bid’ah yang dilakukan oleh seorang hamba dari pada perbuatan maksiat, sebagaimana yang dikatakan oleh Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah:

 البدعة أحب إلى إبليس من المعصية والمعصية يتاب منها والبدعة لا يتاب منها

 “Bid’ah lebih disukai oleh iblis daripada maksiat, pelaku maksiat masih berkeinginan untuk bertaubat dari kemaksiatannya, sedangkan pelaku bid’ah tidak ada keinginan untuk bertaubat dari kebid’ahannya (karena dia menganggap baik, bahkan mengharap pahala dari perbuatannya –ed” (I’tiqad Ahlis Sunnah, Al Lallika’i:1/132) Baca lebih lanjut

“Aku Khawatir Diriku Berubah”

aku-khawatir-diriku-berubahSiapa diantara kita yang merasa aman dari penyimpangan, yang dulunya taat kepada Allah Ta’aala sekarang menjadi tidak taat, yang dulunya diatas sunnah sekarang menjadi penyuru bid’ah, yang dulu tegas dan jelas dengan orang-orang yang menyimpang sekarang bersikap membela. Tentu kita tidak merasa aman, coba kita lihat bagaimana kekhawatiran Nabi Ibrahim alaihissalam dari dirinya terjatuh kepada perbuatan syirik yang hal ini tidak mungkin terjadi pada beliau. Baca lebih lanjut

Dua Hal Yang Berbeda, Antara Mengharapkan Taubatnya Ahlu Bid’ah Dan Larangan Bermajelis Dengannya

dua-hal-yang-berbedaPintu taubat selalu terbuka bagi orang yang melakukan perbutan dosa selama nyawa belum sampai tenggorokkan dan matahari belum terbit dari barat. Allah Subhaanahu wata’aala berfirman :

وَالَّذِينَ لا يَدْعُونَ مَعَ اللهِ إِلَهًا آخَرَ وَلا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُوْلَئِكَ يُبَدِّلُ اللهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Dan orang-orang yang tidak menyembah sesembahan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan Dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih. Maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Furqan : 68-70) Baca lebih lanjut

Afwan…, Ada Nasehat Untuk Kita Semua

nasehat-untuk-para-bloger(Nasehat Untuk Para Bloger Salafiyyin)

Sungguh indah kalau seseorang masuk kepada saudaranya dari pintu yang ia sukai, oleh karena itulah saya  mengawali nasehat ini dengan sebuah doa semoga Allah menjaga kita semua dan mengistiqamahkan kita di atas ilmu, amal dan dakwah. Baca lebih lanjut

Diantara Sebab Timbulnya Polemik Di Tengah-Tengah Salafiyyin Yang Harus Di Jauhi

polemik-jpgWahai saudaraku yang semoga Allah memberikan keistiqamahan kepada kita semua. Ketahuilah bahwasannya Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kepada kita untuk menjauhi orang-orang yang jika kita bergaul dengannya akan berdampak jelek bagi agama dan dunia kita. Maka diantara teman yang jelek adalah orang-orang yang menyimpang dari kalangan sururiyyin, hasaniyyin (pengikut Abul Hasan al-Misri) dan turatsiyyin yang para ulama, masyaikh  memperingatkan kita untuk tidak bargaul dengan mereka (1). Tentang hal ini (larangan berteman duduk dengan orang-orang sesat lagi menyimpang) Baca lebih lanjut